MAN Yogyakarta III

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Karya dan Prestasi Siswa ELEGI UJUNG PAGI

ELEGI UJUNG PAGI

E-mail Cetak PDF

aku duduk tersipu saat menghadapMu
ingin kubasuh tubuhku dengan cahyaMu
Tubuh yang penuh penyesalan menggantung di dalam kalbu
terus membayangi kehidupan
semakin banyak ternodai
terlalu banyak kedukaan
kegelapan dan kehancuran

Di atas sajadah lusuh ini telah kuarungi keagunganMu
Berharap kerlipan sinar yang tak pernah menepis
di setiap jalan yang kulalui
dari sudut dunia yang kau punya
agar kugenggam trus sinarMu

sayang mungkin tak mungkin
karna begitu nista diriku
biarpun ada air mata, biarpun ada harapan
biarpun ada asa, biarpun ada cinta

Hidup……….
Mati…………
Akankah ini bersemi
atau akankah ini akan terjadi?

Tuhan……
Ampuni aku
Aku belum mau ke peraduan-Mu
Aku belum siap menghadap-Mu

Tuhan …….
Berilah aku hidayahMu
Jadikan diriku
orang yang mengingatMu
Dalam ketakutan
Aku bersujud di hadapanMu
di kelam malam aku menangis
bermunajad,
Tuhan ……..

Tuhan
Terkadang aku sengaja melupakanMu
Terkadang aku tidak ingin mengingatMu
Itulah diriku yang hina dina

Sungguh!
kurindu cahyaMu!

dan bila semua waktu tak lagi bersahabat
ketika semua dunia menjauh dariku
mungkin cukuplah hari di mana aku hidup
cukuplah waktu di mana aku berlalu

dan jika nanti hari dan waktu sungguh membatasi rohku
berikan cahyaMu walau hanya sepercik untukku

ini adalah seuntai doa
mengantarku menuju alam mimpi
di penghujung hari yang sepi

21 Mei 2010 jam 12:27 

 

karya: Annisa Ratu Aqilah

Puisi ini menjadi Juara 2 Lomba Puitisasi Al Quran yang diselenggarakan Muallimin Yogyakarta

LAST_UPDATED2