| |
 |
|
 |
|
 |
Curhat
Rubrik ini untuk Antum...
Silakan tulis komentar, kritik, saran dan pikiran-pikiran Antum tentang
segala sesuatu yang dapat menjadi masukan bagi KREATIF maupun Madrasah
kita pada umumnya.
|
Pelayanan Kafe Tidak Ramah
Bapak saya ingin membicarakan sesuatu tentang kantin. Pak saya mau bertanya
mengapa penjual dari luar tidak boleh masuk ke sekolah, padahal di kantin
kan penuh dan bosen makanannya itu terus dan ingin ganti suasana yang baru.
Jadi kami semua ingin penjual yang ada diluar masuk.Terus, sekarang itu
kafe kotor, perlengkapannya berkurang satu-persatu, seperti sendok, dan
yang paling penting kursinya! Masa sih disuruh makan sambil berdiri? Dan
yang terakhir, pelayanan di kafe sama sekali tidak ramah. Menyebalkan kalau
dilihat, berbeda jauh jika yang membeli adalah para guru. Semoga permohonan
saya dikabulkan. Bila ada kata yang salah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Dari: Pelanggan kafe
Kritik untuk Kelas
Kami selaku siswi-siswi di Mayoga ingin menyampaikan kritikan di kelas
kami.
- Bila bel tanda ganti pelajaran, kami sering tidak mendengar karena
kelas kami terpencil.
- Prasarana untuk kelas membatik, kami kekurangan tempat bila sedang
berpraktek.
- Menurut kami kafe sekarang kotor, kursi hilang, sendok berkurang, rasa
makanan pun menjadi tidak karuan, mbok tolong citra kafe diperbaiki. Dan
juga layani pembeli dengan ramah!
Sekian dari kami atas kebijaksanaannya kami haturkan terima kasih.
Dari: Siswi-siswi 2IPS3
Mayoga Tak Terkenal di Desa
Pak begini lho, akhir-akhir ini Bapak sering tampil di Televisi. Bapak
sering mengatakan bahwa Mayoga saat ini sudah terkenal, tapi di desa saya
banyak orang yang belum mengetahui keberadaan Mayoga, mereka mengira saya
sekolah di MAN 1, dan ketika saya bercerita kepada mereka tentang keunggulan-keunggulan
Mayoga mereka tidak percaya. Padahal saya ingin sekali Mayoga dikenal di
pelosok desa. Bagaimana ya Pak cara mengatasinya?
Dari: Ana yang lagi pusyiiing
Saran Pengajaran
Langsung saja, saya sebagai siswa MAN III, menyarankan perbaikan cara
pengajaran guru di sini, misalnya:
- Cara pengajaran kesenian. Pelajaran kesenian itu memang sulit. Wajar
kalau kami semua sulit menerima pelajaran itu. Tapi janganlah menambah
kesulitan kami, karena salah satu cara untuk memudahkan diterimanya pelajaran
adalah bila kita senang pada pelajaran dan guru yang mengajar. Apabila
guru sudah tidak simpatik dengan murid-muridnya, selalu cemberut, bagaimana
murid akan senang.
- Cara pengajaran Aqidah Akhlak. Jangan galak-galak dong!
Jujur saja, saya sekolah di MAN III ini ada senang juga ada susahnya.
(Maaf kalau saya buka permasalahan ini). Masalah SKOR, saya amat sangat
tidak setuju tentang itu. Terutama point tidak mengerjakan PR, kenapa kok
diskor? Katanya MAN III = MAN Percontohan, kok malah kita mencontoh sekolah
yang sudah menerapkan skor. Apa sih tujuannya?
Sekali lagi maaf atas kelancangan kami. Terima kasih
Kami dari kelas (……)
Uneg-uneg untuk Kepsek
Sebelumnya saya mohon maaf… Saya di sini hanya akan menyampaikan
sedikit uneg-uneg saya. Langsung saja ya, Pak!!!
- Saya sangat senang dengan adanya peraturan baru di MAYOGA, karena dengan
begitu madrasah kita sudah sedikit-sedikit akan meraih predikat 'Madrasati
jannati'. Tetapi sedikit yang saya agak kurang setuju, yaitu masalah shalat
dhuha yang di Masjid masak harus pakai surat izin guru piket segala. Padahal
jelas-jelas niat saya ingin shalat dhuha. Meskipun dari pihak madrasah
telah menyediakan aula untuk sholat dhuha, tapi bagi saya itu gimana gitu
lho, Pak !
- Masalah ketertiban seragam. Insyaallah Pak, saya mewakili teman-teman
saya sebisa mungkin kami akan menjaga baju kami. Tapi tolong Pak, Bapak
juga berkenan menegur guru-guru putri yang masih belum bisa memberi contoh
kepada kami. Misalnya ada satu dua guru putri yang pakai jilbab masih
kelihatan rambut depannya. Dan yang jadi pertanyaan saya, kenapa Bapak
mengizinkan guru-guru putri pakai celana waktu mengajar. Itu kan kelihatan
sangat norak, maksud saya tidak kelihatan pakaian muslimah. Padahal siswinya
disuruh pakai pakaian sesuai dengan ketentuan pakaian muslimah, tapi kenapa
gurunya malah pakai celana yang seperti itu. Bagi saya itu kurang bagus
Pak.
- Masalah tempat wudhu di depan aula. Kalau bisa tempat wudhu diberi
hijab. Kasihan kan Pak yang putri. Masak aurat kita harus terlihat oleh
laki-laki.
- Untuk wisuda kelas III, apakah Bapak telah memberikan kepastian masalah
pakaiannya? Berikanlah keputusan yang benar-benar terbaik buat kami khususnya
buat putri-putri Bapak. Jangan sampai Bapak memutuskan pakaian wisuda
kami, pakaian kebaya. Kami kurang setuju. Meskipun acara ini masih lama,
tapi perlu dipikirkan mulai sekarang.
Demikianlah Pak beberapa uneg-uneg untuk mewakili teman-teman saya. Saya
mohon Bapak berkenan mengabulkan segala permohonan kami. Kurang dan lebihnya
saya mohon maaf.
Dari: putri bapak Kelas III A
| Jawaban Kepala Madrasah
Terima kasih atas semua kritik dan saran
anak-anak dan insyaallah akan saya terima dengan segala senang hati
karena memang saran dan kritik tersebut sangat bermanfaat bagi upaya
kita menuju kondisi yang lebih baik.
- Tentang kafe
BPUM (Badan Pengelola Usaha madrasah) akan segera membenahi masalah
kebersihan, keramahan pelayanan, keberagaman menu, kelengkapan fasilitas
dan (sementara) tanpa memasukkan pedagang luar, mengingat kebersihan,
etika makan, keamanan dan lain-lain.
- Publikasi MAYOGA
Secara bersama-sama mari kita sosialisasikan tentang MAYOGA kita
. Dan mulailah dari diri kita sendiri.
- Operasional pembelajaran
Mengubah kebiasaan termasuk cara mengajar bukanlah pekerjaan ringan.
Untuk itu madarasah selalu mengusahakan upaya peningkatan profesionalitas
guru (setiap hari rabu) dan upaya lain yang sedang dan akan selalu
kita kerjakan agar harapan anda secepatnya terpenuhi. Percayalah!
- Tentang skor
Inilah shock therapy yang dilakukan madrasah. Tentu perlu evaluasi,
apakah cara ini tepat apa tidak. Yang jelas langkah ini demi peningkatan
kedisiplinan kita, semua yang ujung-ujungnya adalah peningkatan
mutu MAYOGA.
- Shalat dhuha
Bersabarlah, untuk sementara ini belum bisa kami penuhi, karena
terkait dengan faktor lain (termasuk kedisiplinan dan keamanan)
. Shalat dhuha tetap anda lakukan di aula, bahkan kalau perlu di
ruang kepala madrasah.
- Seragam dan pakaian guru putri
Insyaallah pemakaian jilbab guru akan selalu kami pantau. Tentang
celana panjang guru putri akan ditata kembali terutama baju yang
lebih panjang lagi dan celana yang lebih longgar. Model ini kami
ambil antara lain terkait dengan keamanan saat mereka naik motor.
- Hijab tempat wudhu
Usul anda sangat baik, sedang kami cari cara terbaik yang irit tapi
memadai, sebab hijab tidak berarti hanya memberi sekat antara kanan
dan kiri, tentu juga dari belakang. Berilah masukan tambahan tentang
teknis penghijabannya, sementara putri di kamar mandi.
- Pakaian Wisuda.
Kita memang menginginkan agar wisudawan memakai pakaian nasional
tetapi tentunya yang memenuhi kaidah berpakaian yang islami. Ini
akan nampak sekali terutama bagi peserta putri, berpakaian minimal
kan harus menutupi aurat, tidak menonjolkan bentuk tubuh, menunjukkan
identitas sebagai muslimah, tampak bersih, indah dan serasi. Mari
kita mencoba memberi contoh kepada masyarakat dengan berpakain nasional
yang islami.
|
|
 |
|