Majalah Siswa & Warga MAN Yogyakarta III  
  Edisi 12 | Mei 2003      home | daftar isi | terkini | arsip  
         
  >>  

Kiat Menggapai Sukses

Oleh : Sarno (1A)

Sukses merupakan kata yang enak didengar dan nyaman dirasakan. Kata ini pulalah yang diimpikan oleh semua wirausahawan. Sukses tidak hanya secara materi tetapi lebih dari itu. Terjaga kesehatan, keluarga harmonis, mempunyai peran sosial yang tinggi, mempunyai sikap mental dan rohani yang kuat adalah bagian dari kesuksesan. Dan kesuksesan adalah hak setiap orang yang mau berusaha.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menggapai sukses, yaitu:

  1. Menentukan tujuan. Dalam menjalani kehidupan, orang-orang sukses selalu memiliki tujuan. Tujuan ditetapkan dengan harapan setiap usaha yang dilakukan selalu berorientasi pada tercapainya tujuan tersebut. Sebagai contoh bila kita memulai sebuah usaha pasti bertujuan untuk mendapatkan hasil. Dengan demikian dalam berusaha, kita akan bekerja secara maksimal dengan memanfaatkan sumberdaya dan potensi yang ada pada diri kita, serta yang ada di sekitar kita.
  2. Mendengarkan. Menjadi pendengar yang baik adalah salah satu syarat menuju kesuksesan. Dengarkanlah apa yang dikatakan oleh mitra usaha, nasabah, pelanggan, serta siapa saja yang ada hubungannya dengan usaha kita. Informasi, keluhan, harapan, dan kata-kata mereka adalah umpan balik yang harus diperhatikan. Tanpa itu kita tidak dapat mengevaluasi sistem dan mekanisme kerja kia. Menjadi pendengar yang baik membuat kita selalu mendapatkan kelemahan dan kekurangan kita di dalam melayani client (nasabah, pelanggan, dll).
  3. Memperhatikan tindakan, bukan hasil. Meskipun hasil merupakan sebuah indikator kesuksesan, tetapi bukan faktor utama mendapatkan kesuksesan tersebut. Memusatkan perhatian pada tindakan adalah lebih utama daripada berorientasi pada hasil. Apabila tindakan sudah dilakukan dengan benar dan sesuai dengan sistem serta mekanisme yang ada pasti hasil akan mengikutinya. Artinya hasil adalah produk ikutan dari sebuah proses. Hasil disini bukan semata-mata berupa materi, tetapi lebih dari itu seperti bertambahnya langganan, mitra kerja, dan terbukanya akses maupun terbentuknya jaringan yang luas.
  4. Menjaga kesepakatan. Menjaga kesepakatan dan melaksanakannya tepat waktu merupakan kebiasaan yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan yang ingin sukses. Kepercayaan dan dunia bisnis adalah sesuatu yang tidak dapat dinilai dengan materi. Ini menunjukkan bahwa setiap orang yang ingin mendapatkan kesuksesan harus mampu menjaga dan melaksanakan segala kesepakatan dengan siapapun karena kesepakatan tersebut adalah sebuah amanah.
  5. Berpikir positif. Mengembangkan sikap berpikir positif akan menciptakan semangat dan rasa percaya diri yang tinggi bagi seorang wirausahawan. Apabila berpikir positif sudah menjadi kebiasaan kita, maka segala hambatan atau masalah yang muncul dalam usaha kita akan dapat teratasi dengan baik. Karena masalah itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika usaha yang mau tidak mau harus kita hadapi.
  6. Mengerjakan satu hal pada satu waktu. Melakukan satu pekerjaan pada satu waktu a dalah satu pendekatan sukses yang terbaik. Artinya segala bidang kegiatan yang merupakan tanggung jawab seorang wirausahawan harus teragenda dengan baik dan rapi, sehingga permasalahan yang muncul tidak saling bertubrukan dan memecah konsentrasi.
  7. Menggunakan sistem administrasi dan pembukuan yang baik. Alquran memerintahkan untuk melakukan pencatatan terhadap setiap transaksi: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menulisnya. Dan hendaklah seorang penulis diantara kamu menuliskannya secara benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya” (Albaqarah: 282). Ayat ini menunjukkan pada kita bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan usaha atau bisnis harus disertai dengan pembukuan yang baik.

Inilah kiat bagi seseorang yang ingin sukses. Meskipun segala sesuatunya terserah pada kehendak Sang Kholiq, namun kewajiban manusialah untuk berikhtiar.