![]() |
Majalah Siswa & Warga MAN Yogyakarta III | |||||||
| Edisi 12 | Mei 2003 | home | daftar isi | terkini | arsip | |||||||
|
Mengenal Yerussalem Sebuah kota di Palestina yang menjadi kota suci bagi penganut agama Yahudi, Kristen dan Islam. Pertama kali dibangun oleh Nabi Daud As. Kota suci ini penuh dengan peninggalan sejarah. Nama Yerussalem dengan segala ejaan dan sebutannya (Yerussalem, Yerussalam, salam, salim, ursalem dan Solom) berasal dari bahasa Kananit yang berarti suci dan damai. Kota ini selalu berubah-ubah nama sesuai pergantian kekuatan yang berhasil menguasainya. Yerussalem, Yepus, kota Daud, Yudes, Arfil, Aelia, Capitolina, Baitul Muqaddis dan sekarang pemerintah Israel menyebutnya Ursalem Alquds. Yerussalem terletak di garis bulan sabit, sebuah tempat paling subur di kawasan Timur Tengah. Kontak awal Yerussalem dengan Islam terjadi ketika Nabi Muhammad SAW berjalan diwaktu malam (Isra) dari Makkah menuju Baitul Maqdis. Nabi telah meletakkan Yerussalem dalam lembaran sejarah Islam yang panjang karena peristiwa ini merupakan sebuah perjalanan istimewa yang dilakukan oleh Nabi untuk menerima perintah Alloh SWT yaitu Shalat. Selanjutnya ia diberi tahu bahwa di tempat inilah para rosul terdahulu menerima wahyu, kesucian kota ini dicatat dalam hadis qudsi. Di samping alasan di atas Yerussalem mempunyai tempat yang khusus dalam Islam karena merupakan kiblat pertama umat Islam didalam shalat sejak periode Mekkah dan selama satu tahun di Madinah. Sejak tahun 1099-1187 Yerussalem berada dalam kekuasaan Kristen. Lalu muncul seorang pahlawan Islam, Salahuddin Yusuf Al-Ayyubi yang dapat merebut kembali Yerussalem. Jatuhnya kota ini ke tangan Islam sangat menggemparkan Eropa dan sekaligus membangkitkan kembali semangat umat Kristen untuk mengirim pasukan yang lebih kuat. Pengiriman itu merupakan ekspedisi yang kesekian kalinya untuk melanjutkan perang Salib yang berlangsung selama 2 abad ini. Namun peperangan tersebut dapat dipatahkan oleh umat Islam, dalam periode yang lama, sejak Salahudin merebutnya, Yerussalem berada dalam kekuasaan Islam sampai akhir perang dunia I diawal abad ke 20. Bagi Islam selain merupakan tanah suci ke-3 di luar Mekah dan Madinah, Yerussalem merupakan wilayah yang senantiasa berusaha dipertahankan dalam persaingannya dengan Bizantium Kristen. Disamping itu Yerussalem yang letaknya dekat dengan laut ini merupakan kota dagang. (Red)
|