Jumat, 7 Mei 2010 pukul 11.15, MAYOGA akan mengadakan Pembentukan dan Pemantapan Kepengurusan Darma Wanita. Undangan disampaikan kepada guru dan pegawai wanita dan istri guru dan pegawai MAYOGA mulai Rabu lalu.
Fauzan Santoso, S.Ag. dan Awang Rebo Legi, yang ditemui mayoga.net merepon positif dibentuknya kembali darma wanita MAYOGA. “Semua komunitas akan berdampak positif bagi anggotanya, asal pengelolaannya tepat, semoga dengan kegiatan darma wanita bisa menjadi sarana waskat (pengawasan melekat),” ujar Pak Awang, guru Bahasa Jawa.
“Istri saya tidak bisa hadir karena hamil,” ungkap Pak Fauzan, guru Bahasa Arab yang juga staf Kesiswaan MAYOGA.
Bagaimana komentar ibu-ibu? Bu Hera dan Ms. Zahro Farida mengatakan siap menghadiri acara tersebut.
“Semoga kegiatan darma wanita mengasyikkan. Masak-masak, skill merawat putra-putri, dan skill lain,” saran Ms. Zahro sambil terus mengetik.
Siapkah Ms. Zahro dan Bu Hera menjadi pengurus? “Belum dulu, jadi anggota dulu, anak-anak masih kecil,” jawab mereka kompak. [Suk]
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




