Bagi MAYOGA, Adiwiyata merupakan tempat yang baik dan ideal untuk memperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.
Pembangunan berwawasan lingkungan hidup memerlukan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan merupakan unsur penting dalam pelaksanaan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam rangka mendukung pengelolaan lingkungan hidup peran masyarakat dan sekolah di segala aspek menjadi besar, penting dan menentukan.
“Lingkungan sekolah/madrasah yang bersih, rindang dan sehat akan membawa suasana belajar yang kondusif. Perilaku dan kepedulian pada lingkungan akan dibawa anak dari sekolah ke rumah, dan dari rumah ke sekolah, ke lingkungan masyarakat, dan sebaliknya,” ungkap Thoha, S.Pd, sekretaris program Adiwiyata MAYOGA.
Di sinilah tampak betapa pentingnya kesadaran dan kepedulian kepada lingkungan hidup yang perlu terus ditumbuhkembangkan di lingkungan sekolah/ madrasah. Jika ini berhasil pasti akan berdampak pada penyebaran kesadaran dan kearifan lingkungan kepada masyarakat.
“Tujuan program Sekolah Adiwiyata adalah menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah sekolah (guru, siswa, dan karyawan)., sehingga di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan,” imbuh Pak Thoha yang sehari-harinya mengajar Fisika ini.
Ada enam manfaat program Adiwiyata. Pertama, meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah dan penggunaan berbagai sumber daya. Kedua, Meningkatkan penghematan sumber dana melalui pengurangan konsumsi berbagai sumber daya dan energi. Ketiga, meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga sekolah. Keempat, menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah. Kelima, meningkatkan upaya menghindari berbagai resiko dampak lingkungan negatif dimasa yang akan datang. Keenam, menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar. [Suk]
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




